Menghadapi Kritikan Pedas


Dan mereka, tidak akan pernah diam mengkritik Anda sebelum Anda masuk ke dalam liang bumi, menaiki tangga ke langit, dan berpisah

dengan mereka. Adapun bila Anda masih berada di tengah-tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat Anda bersedih dan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur Anda selalu terasa gerah.

Adapun mereka, marah dan kesal kepada Anda adalah karena mungkin Anda mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk, atau harta. Jelasnya, Anda di mata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai Anda melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yang pada diri Anda, atau sampai Anda meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini Anda pegang teguh.

Dan menjadi orang yang bodoh, pandir dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri Anda. Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan.

Jangan Bersedih …..

Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka. Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiranbutiran salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokoh karenanya.

Artinya, jika Anda merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti Anda telah meluluskan keinginan mereka
untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan Anda. Padahal, yang terbaik adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukkan akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekan oleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan Anda.

Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapan penghormatan untuk Anda. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang Anda duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu. Betapapun, Anda akan kesulitan membungkam mulut mereka dan
menahan gerakan lidah mereka.

Yang Anda mampu adalah hanya mengubur dalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah polah mereka pada Anda, dan cukup mengomentari setiap perkataan mereka sebagaimana yang diperintahkan Allah,

{Katakanlah (kepada mereka): “Matilah kamu karena kemarahanmu itu.”}
(QS. Ali ‘Imran: 119)

(La Tahzan)

7 thoughts on “Menghadapi Kritikan Pedas

  1. rahmadi

    Nice… Sepakat bu, memang kadang membuat kita sedih, bahkan marah. Dan jika memang harus mengumpat, maka tuliskanlan diatas pasir didekat air, supaya mudah terhapus.

    Tip mengatasi marah (kalau saya) mandi keramas yang lama… buat saya dinginnya air yang mengguyur kepala, akan turut mengguyur api amarah.

    Bu Mei, skripsi saya agak lama loh bu, soalnya harus uji coba trial and error

    Reply
    1. ibumei Post author

      senang nya, akhirnya anak saya kembali lagi dengan rasa sayangnya…..
      saya doakan semua nya bisa cepat selesai dan dapat dipertahan kan di depan penguji….

      Reply
  2. Arrina

    setuju bu,,,saya merasa senang ketika mbaca postingan ibu ini…doakan saya bu…skripsi cepet kelar…lulus..n dapat kerjaan yang layak…amin…hehehehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s