Category Archives: Catatanku

Menghadapi Kritikan Pedas

Dan mereka, tidak akan pernah diam mengkritik Anda sebelum Anda masuk ke dalam liang bumi, menaiki tangga ke langit, dan berpisah

dengan mereka. Adapun bila Anda masih berada di tengah-tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat Anda bersedih dan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur Anda selalu terasa gerah.

Adapun mereka, marah dan kesal kepada Anda adalah karena mungkin Anda mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk, atau harta. Jelasnya, Anda di mata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai Anda melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yang pada diri Anda, atau sampai Anda meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini Anda pegang teguh.

Dan menjadi orang yang bodoh, pandir dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri Anda. Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan.

Jangan Bersedih …..

Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka. Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiranbutiran salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokoh karenanya.

Continue reading

Advertisements

Catatanku, 24 Maret 2011

Terkadang seseorang menetapkan beberapa kriteria kelayakan untuk menolong orang lain.  Kriteria itu bisa saja terukur dari fisik, non fisik, keluarga, non keluarga, hormat, segan dan banyak lagi yang lain.

Ketika kita memohon pertolongan kepada seseorang, tetapi dia tidak mau menolong kita…..  sadarlah baginya kita tidak termasuk dalam kriteria yang layak untuk ditolong….sadarlah bahwa permohonan kita akan selalu sia-sia… sadarlah airmata kita pun tak kan berarti apa-apa…. sadarlah bahwa diri kita bukan siapa-siapa… karena bagi dia kita tak pernah ada….

Jangan Bersedih…

Karena masih ada Dia yang selalu menolong kita tanpa kriteria apapun….

Yakinlah…

karena Dia maha pengasih dan maha penyayang….

Dan….

janganlah kita berhenti menolong orang lain, lakukan itu dengan ketulusan …… keikhlasan ….